Cara Memelihara Akhlak
Dua unsur yakni akal dan nafsu sangat memepengaruhi hati, mata, lidah, dan telinga. Untuk memelihara akhlak dan menumbuhkan sifat-sifat mulia, maka haruslah dipelihara anggota-anggota tubuh itu dengan sebaik-baiknya.
Memelihara Hati
Hati ialah segumpal darah dalam diri manusia yang mendapat sorotan (nur) dari Allah yang menjiwai manusia, memberikan pengertian-pengertian, perasaan-perasaan, yang mengendalikan kehidupan dalam hal perkataan dan perbuatan manusia itu.
Pada hati manusia itu ada empat sifat yaitu sifat binatang buas, sifat binatang ternak, sifat syaithan, dan sifat ketuhanan.
· Sifat binatang buas seperti sifat kotor, kejam, galak atau suka pemarah dan angkuh.
· Sifat binatang ternak seperti sifat suka makan, suka melagak, bebal, sombong.
· Sifat syaithan seperti sifat pendengki, pengkhianat, pengicuh, pemecah belah dan sifat buruk lainnya.
· Sifat ketuhanan seperti sifat pengasih dan penyayang, bijaksana, rapi perbuatannya, banyak ilmunya dan sifat baik lainnya.
Untuk memelihara hati agar ia jangan menumbuhkan sifat-sifat yang buruk dan tercela, maka haruslah diberi dengan sifat baik dan menjauhi sifat buruk yang dilarang Allah SWT.
Memelihara Mata
Mata ialah lentera manusia yang menyoroti segalanya. Apa yang disoroti oleh mata dibawanya ke hati, kemudian hati memerintahkan sesuatu kepada anggota tubuh yang lainnya. Supaya mata terpelihara dari pengelihatan yang merusak hati dan iman, maka hendaklah mata dipelihara sebaik-baiknya.
Pemeliharaan mata dari beberapa hal berikut:
1. Melihat perempuan lain yang bukan muhrim berulang kali.
2. Melihat sesuatu benda yang menmbulkan syahwat.
3. Melihat kepada orang lain dengan kebencian dan ejekan.
Pemeliharaan mata yang berguna adalah:
1. Melihat keindahan alam kemudian merrenungnya bagaimana kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan keindahan itu.
2. Melihat dan memperhatikan segala pekerjaan orang lain yang berfaedah untuk dijadikan contoh dan tauladan.
Memelihara Lidah
Lidah adalah suatu alat untuk melahirkan apa yang terkandung pada hati, berupa ucapan dan bahasa. Di samping menjaga hati maka lidah harus pula dipelihara jangan ia menyimpang dari kehendak hati. Hati agar dipelihara jangan menimbulkan keburukan, demikan pula dengan lidah jangan sampai berkata yang tidak baik.
Memelihara lidah dari dusta/ bohong, melanggar janji, memfitnah orang lain, ucapan yang menimbulkan pertengkaran, memuji diri, mencela orang lain, mengolok-olok orang lain sehingga menyakiti hatinya.
Pergunakanlah lidah untuk hal-hal yang bermanfaat dan menghasilkan pahala seperti:
1. Memuji Nama Allah dan dzikir serta mensyukuri NikmatNya.
2. Membaca Al-Qur’an dan Hadis serta membaca buku yang berguna.
3. Berbicara tentang sesuatu yang akan membawa keselamatan diri dan masyarakat umumnya.
Memelihara Telinga
Telinga adalah alat untuk menangkap segala suara, sesampai di telinga suara itu langsung ke hati, hati memerintahan sesuatu kepada anggota badan lainnya untuk berbuat sesuatunya. Telinga harus dipelihara, jangan semua didengar, agar hati terhindar dari pendengaran yang sia-sia.
Peliharalah telinga kita dari perkataan kotor, ajakan buruk, ocehan, cacian, fitnah, dan sebagainya yang buruk.
Pergunakanlah telinga untuk mendengar pelajaran, ilmu pengetahuan, dan bacaan Al-Qur’an dan Hadis, mendengar segala pembicaraan yang baik, seperti nasihat yang berguna.
Memelihara Anggota Tubuh Lainnya
Peliharalah semua anggota tubuh dari melakukan pekerjaan hina lagi terlarang, sebab bila tubuh biasa melakukan yang buruk maka ia akan menjadi buruk seterunya.
Komentar
Posting Komentar