Puisi: Mati Jiwa dan Rasa

Mati Jiwa dan Rasa


Makhluk sempurna raga dan akal

Pimpinan diri dan makhluk lainnya

Mengendalikan hadiah  teramat mahal

Selalu diberi tanpa ada yang meminta


Keceriaan semu terbungkus manis

Tak melihat siapa yang menangis

Tangan kotor memungut cita-cita

Membuangnya tanpa salah dan dosa


Akal hilang, binatang merasuk

Mencari mangsa tak bersalah

Mati tak terbilang dan rasa yang membusuk

Meninggalkan raga mangsa yang lemah


Batu terdiam saat langit kelabu

Melihat mangsa yang tersiksa

Luka mendalam sang pemburu

Kurang kuasa merawat yang tersisa


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Media Penyimpanan Data

Macam-Macam Sistem Operasi Komputer

Jawaban Sang Kakek