Renungan: Hamzah dan Waktunya


Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan kebaikan. Setiap amalan baik yang kita lakukan akan dibalas oleh Allah dengan pahala yang berlipat-lipat daripada hari biasanya. Tentu ini adalah saat yang baik bagi setiap orang untuk memanen pahala lebih banyak dari hari-hari sebelumnya. Orang-orang berlomba untuk berbuat kebaikan. Mereka tidak mau kalah untuk mendapatkan kebaikan yang sangat mulia di bulan ini. Walaupun sesuatu yang mereka berikan adalah hal yang kecil dan sederhana, tetapi itu bisa menjadi sarana untuk mendapatkan pahal yang sangat besar. Mereka tidak memandang status dan jabatan yang mereka miliki. Status dan jabatan hanyalah sekedar jalan dan sarana dalam berbuat kebaikan. Status dan jabatan tidak menjamin mereka untuk berbuat kebaikan.

Impian setiap orang di Bulan Ramadhan adalah bisa menyelesaikan target ibadah mereka sebanyak-banyaknya. Waktu-waktu mereka banyak diisi untuk kegiatan positif baik bagi dirinya maupun bagi orang lain. Namun satu hal menghalangi semangat dalam ibadah di Bulan Ramadhan. Hal tersebut adalah waktu untuk bekerja. Kondisi demikianlah yang dialami Hamzah, seorang mahasiswa yang sebentar lagi akan merasakan libur lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Tak terasa sekarang ia telah hidup mandiri, bersama dengan teman-temannya di kehidupan yang baru. Hamzah selalu bersemangat ketika belajar. Ia belajar apa saja, entah itu ilmu pengetahuan ataupun ilmu kehidupan yang ia dapatkan dari pengamatan di lingkungan sekitarnya. Setiap kegiatan di kampus diikuti olehnya. Hamzah yakin inilah salah satu cara memahami orang lain dan juga belajar bermasyarakat.

Hamzah ingin sekali bisa beribadah lebih banyak di Bulan Ramadhan ini. Ramadhan adalah kesempatan emas bagi dirinya untuk mempertebal keimanan kepada Allah. Perlahan semangatnya mulai memudar. Beberapa kali target yang ia tulis kurang tercapai. Bahkan ada di antaranya yang tidak terlaksana. Melihat hal ini, Hamzah menjadi pesimis untuk bisa mencapai target ibadah di bulan suci ini. Ia terus berpikir hal apa yang membuat semangat dirinya untuk beribadah menjadi berkurang. Sebuah jawaban muncul di pikirannya. Jawaban itu adalah aktivitasnya. Ya, kegiatan yang padat membuat ia fokus untuk mengerjakannya sehingga ibadahnya kurang sesuai target. Namun ia tidak mau menjadikan aktivitasnya sebagai alasan berkurangnya semangat untuk beribadah. Bagi Hamzah, setiap kegiatan positif akan bernilai ibadah jika dilakukan dengan ikhlas dan mengaharap ridho Allah SWT.

Satu hal lagi terlintas di benak Hamzah. Target yang ia tulis masih kurang mencapai target. Padahal, target ibadah yang ia tulis termasuk mudah dan pasti tercapai. Hamzah berpikir lagi untuk mencari permasalahan utama. Setelah berpikir panjang, ia menemukan jawabannya. Jawabannya ada pada pengaturan waktu. Ya, Hamzah belum merencanakan aktivitasnya sesuai dengan waktunya. Ia sekedar melaksanakan tugas tanpa merencanakan waktunya dengan baik. Beberapa kegiatan berlangsung lebih lama, padahal ia bisa melakukannya dengan cepat. Ada pula yang dilaksanakan secara mendadak tanpa perencanaan sehingga waktu untuk beribadah tersita. Masalah itulah yang menyebabkan semangat Hamzah untuk beribadah berkurang dan beberapa targetnya kurang tercapai. Ia sadar bahwa merencanakan waktu adalah hal yang utama sebelum ia melakukan aktivitasnya. Perencanaan waktu itulah yang memudahkan ia menyusul jadwal harian dan juga menyelesaikan tugas sesuai batas waktunya. Sejak saat itu Hamzah menyusun jadwal kegiatannya dengan urutan waktu yang tepat. Ia juga membagi waktu antara kegiatan dan ibadah dengan bagian yang seimbang. Ia membuat skala prioritas dari setiap kegiatannya agar tidak menyita waktunya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Itulah kisah Hamzah dengan masalah kecil yang mungkin kita pernah mengalaminya. Waktu adalah sesuatu yang sangat penting dalam setiap aktivitas kita. Jangan sampai kita menjadi orang-orang yang merugi karena hilangnya waktu dengan percuma, apalagi di Bulan Ramadhan ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jawaban Sang Kakek

Media Penyimpanan Data

Macam-Macam Sistem Operasi Komputer