Mari Makmurkan Masjid

Masjid adalah tempat bagi kaum muslimin untuk melaksanakan sholat, dzikir, dan tadarus. Berbagai kegiatan juga dilaksanakan di masjid seperti  belajar, berdiskusi, musyawarah, dan bakti sosial. Semua kegiatan yang dilakukan di masjid tentunya mengharapkan ridha Allah SWT dan bermanfaat bagi sesama.

Bagi seorang laki-laki yang Islam (muslim) wajib melaksanakan sholat secara berjamaah di masjid. Sholat berjamaah mempunyai ganjaran yang besar dari Allah ta’ala yaitu pahala 27 derajat. Selain melaksanakan sholat secara berjamaah, setiap muslim juga harus melaksanakan sholat tepat pada waktunya. Jangan sampai kita menunda waktu sholat karena tugas yang banyak. Ketika kita mengerjakan perkara dunia, kita juga harus ingat terhadap perkara akhirat yaitu sholat. Walaupun mendapat ganjaran yang besar dari Allah SWT, masih ada di antara kita yang malas untuk melaksanakan sholat berjamaah di masjid. Bahkan ada yang rela untuk menunda sholatnya hanya untuk menyelesaikan tugas yang menumpuk. Sholat berjamaah di masjid memiliki makna di dalamnya. Contohnya, melalui sholat berjamaah di masjid, kita menjadi tahu arti dari persatuan dan kebersamaan. Kita harus mengikuti gerak sholat imam dan dilarang untuk mendahuluinya. Selain itu, sholat berjamaah di masjid merupakan cerminan hidup seorang muslim yang menjaga rasa persaudaraan, persatuan, dan patuh kepada imamnya.

Banyak di antara kita yang menganggap bahwa masjid adalah tempat untuk sholat saja. Padahal, banyak kegiatan dan aktivitas bermanfaat lainnya yang dapat dilakukan di masjid. Kegiatan bermanfaat dapat dilakukan di masjid, seperti kajian Al-Qur’an dan hadis, tadarus atau mengaji bersama, musyawarah di kalangan masyarakat, dan bakti sosial. Selain itu, masjid dapat menjadi pusat studi keislaman atau Islamic Centre di wilayah terpencil. Di Negara Jepang dan Korea Selatan, dimana jumlah muslimnya masih sedikit, masjid dijadikan tempat berkumpul bagi komunitas muslim yang ada di negara itu. Melalui masjid, komunitas muslim tersebut dapat berinteraksi dengan saudaranya yang lain yang tinggal di negara itu.

Berbagai musyawarah ataupun diskusi di kalangan masyarakat, dapat dilakukan di masjid. Masjid memiliki serambi ataupun teras yang dapat dijadikan tempat bagi masyarakat untuk bermusyawarah. Masyarakat yang belum mengetahui ajaran Islam secara keseluruhan dapat belajar kepada para guru atau ustadz di masjid. Setiap orang dapat berbagi pengalaman dan bertukar pikiran di masjid. Di masjid pula, kegiatan pembinaan masyarakat dapat dilakukan. Pembinaan masyarakat yang dilakukan di masjid hendaknya menyentuh setiap lapisan masyarakat, mulai dari yang muda sampai tua, dan mulai dari yang miskin sampai kaya. Contoh kegiatan pembinaan masyarakat seperti kerja bakti membersihkan lingkungan di sekitar masjid, bakti sosial bagi masyarakat kurang mampu di sekitar masjid, pelatihan wirausaha, dan taman pendidikan Al Qur’an bagi anak-anak. Hal tersebut menunjukkan bahwa masjid memiliki berbagai macam fungsi di masyarakat. Semua orang dapat menikmati manfaat dari keberadaan masjid di tempat tinggalnya.

Oleh karena itu, kita sebagai generasi muslim hendaknya ikut berperan dalam memakmurkan masjid. Memakmurkan masjid maksudnya adalah menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan dalam masyarakat sehingga keberadaannya membawa manfaat bagi sesama. Kita harus menjadi contoh bagi teman-teman kita dalam upaya memakmurkan masjid seperti ikut dalam kajian keislaman dan mengajar anak-anak untuk rajin mengaji. Jangan sampai masjid di lingkungan kita terkenal megah dan indah tetapi sepi dari orang-orang yang memakmurkannya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jawaban Sang Kakek

Media Penyimpanan Data

Macam-Macam Sistem Operasi Komputer