Puisi: Petunjuk Yang Terpendam
Petunjuk yang Terpendam Gelap membungkus langit-langit Ketika raga dan rasa beradu Arah pupus dan beban rumit Menutup jiwa yang hanya satu Hiasan asa menggantung kusut Berbeda warna dan saling terpaut Tertata namun tak terlaksana Hilang bersama waktu yang berharga Seribu kali menginjak lubang Marah dan lara banyak dirasa Ketika pergi dan pulang Hanyalah jejak kecewa tak istimewa Arah ke luar cepat melintas Melawan banyak rupa dan batas Jiwa cemas melangkah mundur Dendam dan dusta dalam terkubur Angan bertabur doa di langit dunia Berhiaskan cahaya kerja dan usaha Terlihat nampak walau terang Tak hilang walau gelap telah datang